Close
Museum Ullen Sentalu

Ullen Sentalu : Saat Sejuknya Alam Membungkus Romantisnya Sejarah

Sebagian besar orang mungkin tidak akan menempatkan museum dalam bucket list mereka. Tentu karena mindset tempat tua dengan barang kuno yang membosankan. Namun, jangan salah dengan yang satu ini. Ullen Sentalu, begitulah namanya dikenal. Benar memang bila TripAdvisor meletakkannya dalam peringkat pertama tempat wajib kunjung di Yogyakarta.

Lokasi Museum Ullen Sentalu

Bertempat di lereng Gunung Merapi, sudah bisa dipastikan bagaimana sejuknya udara yang membungkus Ullen Sentalu. Karena masuk dalam kawasan wisata Kaliurang, tepatnya di Jl. Boyong, pengunjung wajib membayar di portal terlebih dahulu. Ullen Sentalu adalah sebuah museum swasta yang dimiliki oleh Keluarga Hariyono dengan koleksi sejarah Kasultanan Yogyakarta dan Kasunanan Solo. Jatuh cinta, begitulah yang akan kalian rasa pertama kali tiba dan merasakan aura romantisnya.

Harga Tiket Masuk dan Jam Operasional

Suasana di Ullen Sentalu sangat tenang dan damai. Begitu pula dengan resepsionis yang menyambut hangat di pintu masuk. Dengan membayar Rp 40.000 untuk dewasa dan Rp 20.000 untuk anak-anak, pengunjung akan diantarkan untuk memasuki labirin penuh misteri. Tarif tersebut berbeda dengan wisatawan internasional, yaitu selisih Rp 20.000. Jangan khawatir, harga yang dibayarkan akan sebanding dengan suasana nyaman di dalam museum dan juga adanya guide. Museum Ullen Sentalu dibuka mulai pukul 8.30 setiap hari Selasa hingga Minggu. Jadi, untuk hari Senin libur. Oh ya, jam tutupnya adalah pukul 16.00 pada weekday dan 17.00 pada akhir minggu. Jadi, bila kalian ingin datang ke sini lebih baik satu jam sebelum jadwal tutup.

Koleksi Museum Ullen Sentalu

Berjalan mengelilingi museum selama kurang lebih satu jam tak akan terasa karena romantisnya sejarah yang diceritakan pemandu. Tepat memang bila Ullen Sentalu memfasilitasi guide untuk pengunjung yang datang. Hal ini dikarenakan semua barang yang disimpan di sana mengandung makna filosofis dan sejarah yang membuat pengunjung terkesima. Museum ini terbagi menjadi beberapa ruang berdasarkan koleksinya.
Yang pertama, adalah ruang gamelan dan seni yang kemudian dilanjut dengan melewati lorong penuh lukisan. Selanjutnya,  pengunjung akan melewati labirin dengan beberapa ruang yang didedikasikan untuk tokoh kerajaan terkenal. Setelah itu pengunjung akan disajikan minuman khas Ullen Sentalu yang dipercaya dapat membuat awet muda, Wedang Ratu Mas. Yang terakhir, adalah pameran arca di ruang outdoor dan sebuah ruangan dengan lukisan syarat makna.

Baca Juga  Jalur Pendakian Gunung Semeru Dibuka

Memiliki luas kurang lebih 3 hektar, Ullen Sentalu tidak hanya menawarkan berbagai peninggalan sejarah. Di pintu keluar,  terdapat butik dengan pakaian batik yang elegan dan juga resto di lantai atasnya. Hal yang perlu diperhatikan adalah pengunjung dilarang mengambil foto selama tur di dalam ruang. Jadi, pengunjung hanya diperbolehkan ber-selfie ria setelah keluar dari ruangan terakhir. Inilah yang membuat museum ini terasa begitu private. Kamu hanya bisa membuktikan romantis dan misteriusnya ketika berkunjung langsung ke sana.

Replika Relief Candi Borobudur di Museum Ullen Sentalu
Replika Relief Candi Borobudur di Museum Ullen Sentalu
Sesi Foto di Halaman Belakang Museum Ullen Sentalu
Sesi Foto di Halaman Belakang Museum Ullen Sentalu

Jadi, tidak sepatutnya sejarah itu terlupakan dan ditinggalkan hanya karena konsep museum yang kuno. Karena Ullen Sentalu berbeda, seperti kepanjangan dari namanya, ‘ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku’ Yang makna, ‘nyala lampu sebagai petunjuk manusia dalam meniti kehidupan’.

Video Jalan Jalan di Kaliurang Jogja

Keseruan selama di Kaliurang tidak hanya di seputar Museum Ullen Sentalu saja, nih. Tapi juga di Museum Gunung Merapi. Penasaran? Yuk langsung cek videonya.

6 thoughts on “Ullen Sentalu : Saat Sejuknya Alam Membungkus Romantisnya Sejarah

  1. Menurutku Ullen Sentalu salah satu museum modern di Indonesia yang dikelola dengan baik sehingga banyak wisatawan tertarik mampir kesini :).

    Regards,
    Dee – heydeerahma.com

    1. Iya Mbak, andai semua museum punya guide sebaik yg di ullensentalu pasti museum-museum akan ramai juga, bukan hanya di gunakan sebagai ajang foto, tapi memang benar-benar menyerap ilmu yang ada disana 😀

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: