Close
Mie Lethek Kuah

Mie Lethek Jogja, Rupa Kusam yang Tak Mengecewakan

Mie Lethek Jogja, mie tradisional yang diproduksi di daerah Bantul ini tak seperti mie yang lain. Sebagai salah satu makanan khas, mie yang satu ini tergolong susah untuk mendapatkannya. Yah, meskipun mie sendiri adalah makanan yang telah mendunia. Yuk, kita bahas beberapa alasannya.

Bahan dan Proses Pembuatan Mie Lethek Jogja

Dalam istilah jawa, lethek sendiri berarti kotor atau kusam. Ya, memang sesuai namanya, penampilan dari mie ini terlihat kusam. Tidak seperti mie bihun yang berwarna putih atau mie instan dengan warna kuning. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh bahan dasar yang digunakan, yaitu tepung tapioka dan gaplek, alias ketela kering. Bukan hanya bahannya saja yang sederhana, pun dengan proses pembuatannya yang masih menggunakan tenaga sapi.

Warna Kusam Bukan Berarti Tidak Enak
Warna Kusam Bukan Berarti Tidak Enak

Olahan Mie Lethek Jogja

Mie yang banyak ditemukan di Bantul ini memang tak menggugah selera sebelum dimasak. Namun, ketika sudah diolah dengan racikan bumbu sederhana, seperti bawang putih, cabe, daun bawang, dan perasa lainnya, maka rasanya tak patut dipertanyakan lagi. Ada beberapa pilihan olahan yang bisa dicoba, yaitu mie rebus, goreng, atau dicampur dengan nasi goreng. Biasa dikenal magelangan oleh masyarakat Jogja. Rasanya akan lebih ciamik bila ditambahkan telur bebek sebagai pelengkap, atau bila tak suka bisa juga dengan telur ayam.

Tekstur mie ini sedikit berbeda dengan mie pada umumnya. Ketika dimakan, teksturnya terasa lebih kenyal meskipun ukurannya tergolong kecil. Maka dari itu, ketika pesan mie rebus, akan lebih enak segera disantap saat masih panas sebelum mie menjadi lembek.

Proses Pembuatan Mie Lethek
Proses Pembuatan Mie Lethek

Lokasi dan Harga Mie Lethek

Karena mie lethek termasuk makanan khas, akan lebih mudah ditemukan di sekitaran Bantul, Yogyakarta. Meskipun begitu, tidak semua warung melayani penjualan sejak pagi. Kebanyakan buka mulai sore hingga malam hari. Beruntungnya, kami berhasil menemukan salah satu warung yang memang buka sejak pagi meskipun perlu sedikit perjuangan. Tapi semua terbayar dengan sepiring mie lethek yang masih mengepul di depan mata. Untuk harga, tak perlu khawatir. Cukup merogoh kocek sebesar Rp16.000,- per porsi. Dan kamu, akan ketagihan untuk kembali ke Jogja lagi.

Baca Juga  Museum Gunung Merapi : Mencoba Memahami Merapi
Mie Lethek Goreng
Mie Lethek Goreng

Lokasi Bakmie Pak Joo

Salah satu warung yang menjual mie lethek di siang hari adalah Bakmie Pak Joo. Lebih jelas tentang letaknya, cek peta di bawah yak.

 

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: